MakassarNewsPolitik

Pengamat: Disreksi IAS Buka Peluang Maju, Peta Dukungan Musda Golkar Sulsel Dinilai Belum Banyak Berubah

“Karena Musda ini dianggap sebagai momentum penting bagi perkembangan Partai Golkar di Sulawesi Selatan, maka faktor-faktor yang berkaitan dengan PDLT itu dikesampingkan terlebih dahulu melalui pemberian diskresi,” katanya.

Arief menambahkan, mekanisme diskresi bukan hal baru dalam dinamika internal Partai Golkar. Pada sejumlah Musda sebelumnya, kebijakan serupa juga pernah diberikan kepada lebih dari satu kandidat.

“Pemberian diskresi bisa memiliki banyak makna. Jangan langsung diartikan bahwa yang mendapatkan diskresi pasti akan terpilih,” ujarnya.

BACA JUGA  Kepala Bapenda Dampingi Wali Kota Buka Makassar Great Sale 2025 di Mall Ratu Indah

Di sisi lain, Arief menilai konstelasi dukungan di tingkat DPD II hingga kini masih menunjukkan kecenderungan mengarah kepada Munafri Arifuddin (Appi).

“Peluang Pak IAS tentu tetap ada, tetapi dari informasi yang berkembang, dukungan 22 DPD II saat ini mengarah kepada Pak Munafri Arifuddin. Itu menunjukkan peta dukungan di daerah relatif masih sama,” jelasnya.

Ia menilai IAS saat ini memperoleh dukungan dari tingkat pusat, termasuk Ketua Umum dan DPP Golkar. Namun, menurutnya, dukungan tersebut tidak serta-merta menentukan pilihan para pemilik suara di daerah.

BACA JUGA  Wali Kota Munafri Resmikan SPAM- ARSINUM, Solusi Air Bersih untuk Warga Pesisir dan Kepulauan

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button