
Selain itu, akuntabilitas pelaksanaan program diwujudkan melalui penyusunan Sustainability Report yang menjadi instrumen pelaporan sekaligus evaluasi kontribusi universitas terhadap agenda pembangunan berkelanjutan.
Prof. JJ juga menegaskan bahwa SDGs Center memiliki peran penting sebagai wadah kolaborasi multipihak yang menghubungkan perguruan tinggi, pemerintah, industri, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran SDGs Center tidak hanya mendorong terciptanya kampus yang inklusif, tetapi juga memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Strategi utama Unhas adalah memasukkan SDGs ke dalam Rencana Strategis (Renstra) dan berbagai dokumen perencanaan institusi sehingga setiap program memiliki arah, target, dan ukuran keberhasilan yang jelas. Implementasinya kemudian diperkuat melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, kemitraan, inovasi, serta berbagai program yang menghasilkan dampak berkelanjutan.
“Yang terpenting adalah evidence dan showcase. Perguruan tinggi perlu menunjukkan bukti nyata sekaligus menghadirkan praktik-praktik terbaik yang dapat direplikasi dan diperluas manfaatnya,” ungkap Prof. JJ.





