
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, merespons serius isu dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses pengisian jabatan kepala sekolah yang belakangan menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Sebagai langkah awal, Munafri menginstruksikan Inspektorat Kota Makassar untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang disebut dalam informasi maupun video yang beredar guna memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Saya sudah memerintahkan Inspektorat untuk memeriksa pihak-pihak yang terkait. Sementara jalan,” ujar Munafri, Minggu.
Menurutnya, pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh melalui mekanisme konfrontasi terhadap seluruh pihak yang namanya disebut, termasuk oknum pejabat maupun aparatur di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Makassar.
“Semua akan dikonfrontasi, termasuk oknum Kabid, Kasi GTK SMP, maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam informasi video yang beredar,” katanya.
Isu tersebut mencuat setelah beredarnya pengakuan sejumlah mantan calon kepala sekolah yang menyebut adanya dugaan permintaan sejumlah uang atau fee kepada calon kepala sekolah sebelum proses pelantikan.





