
Menurutnya, kader PKK sebagai mitra pemerintah memiliki posisi penting dalam mengedukasi masyarakat agar nilai-nilai Pancasila, kesadaran hukum, dan rasa cinta tanah air dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kader PKK sebagai mitra pemerintah di tengah masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menjadi agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, kesadaran hukum, dan rasa cinta tanah air kepada keluarga maupun lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan wawasan, kapasitas, serta kemampuan para kader PKK dalam menyampaikan berbagai materi pembinaan kepada masyarakat sehingga mampu mendorong terciptanya keluarga yang tangguh, harmonis, dan berkarakter.
Kegiatan PKBN menghadirkan Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Universitas Islam Makassar, Dr. Marif, sebagai narasumber.
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa bela negara bukan hanya dimaknai sebagai upaya mempertahankan kedaulatan negara secara fisik, tetapi juga diwujudkan melalui sikap disiplin, menjunjung tinggi nilai persatuan, menghormati keberagaman, serta membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan bertanggung jawab.





