
Ia juga menyoroti peran strategis PKK sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki jaringan hingga tingkat kelurahan dalam memperkuat pendidikan karakter di lingkungan keluarga melalui berbagai program pembinaan yang berkelanjutan.
“Bela negara tidak hanya diwujudkan melalui pertahanan secara fisik, tetapi juga melalui upaya menjaga persatuan, menjunjung nilai kebhinekaan, serta membangun keluarga yang berkarakter dan berakhlak baik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Dr. Fathur Rahim, menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta mendorong kader PKK menjadi pelopor dalam menanamkan semangat kebangsaan di lingkungan masing-masing.
Ia menilai keluarga merupakan ruang pertama dalam membentuk karakter warga negara yang taat hukum, toleran, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Kader PKK memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, sadar hukum, dan cinta tanah air melalui edukasi dan aksi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.





