
DLH Kota Makassar juga menggandeng Dinas Pengelolaan Persampahan dan Dinas Ketahanan Pangan untuk memperkenalkan konsep ekonomi sirkular, di mana sampah organik diolah menjadi kompos maupun pakan maggot yang selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung urban farming dan ketahanan pangan keluarga.
Melalui program Jelajah Sampah, DLH Kota Makassar berharap pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi budaya masyarakat yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah, RT/RW, komunitas, dan seluruh warga, target mewujudkan Makassar yang bersih, hijau, produktif, dan bebas sampah pada 2029 diharapkan dapat tercapai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Makassar Zainal Ibrahim, jajaran Dewan Lingkungan Kota Makassar, Ketua TP PKK Kecamatan Panakkukang Qalby Ahmad, Camat Panakkukang Syahril, para lurah, serta ratusan Ketua RT dan RW se-Kecamatan Panakkukang. (*)





