MakassarNews

Booth Pinisi Makassar Jadi Magnet di Indonesia City Expo APEKSI 2026, Padukan Budaya, Inovasi, dan Ekonomi Kreatif

Tidak hanya itu, unsur teknologi turut menjadi daya tarik melalui permainan tradisional khas Makassar yang dikemas dalam bentuk Virtual Reality (VR). Inovasi tersebut menjadi cara kreatif memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda melalui pengalaman digital yang interaktif.

Sebagai etalase pembangunan daerah, Pemkot Makassar juga memperkenalkan tujuh program unggulan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham. Seluruh program disajikan melalui tampilan multimedia dan informasi digital yang menggambarkan arah pembangunan Makassar menuju kota yang maju, unggul, berdaya saing, dan berkelas dunia.

BACA JUGA  Munafri Arifuddin Tekankan Legalitas dan Kebersihan Masjid di Makassar

Appi berharap keikutsertaan Makassar pada Indonesia City Expo tidak hanya menjadi ajang promosi daerah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pemerintah kota di Indonesia.

“Mudah-mudahan hasil dari kegiatan ini dapat membangun kolaborasi bersama dengan beberapa kota lain di Indonesia. Tujuannya adalah untuk saling bertukar informasi maupun mengembangkan peluang bisnis yang bisa dimajukan secara bersama-sama,” ujarnya.

Berbeda dari penyelenggaraan APEKSI pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini booth Makassar mengangkat tema keberlanjutan melalui edukasi pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular. Melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Pemkot menggandeng Rappo Indonesia untuk menampilkan proses pengolahan sampah plastik menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti gantungan kunci, tas belanja, dan aneka produk ramah lingkungan lainnya.

BACA JUGA  World Cancer Day 2026, Melinda Aksa Tekankan Peran Keluarga, Deteksi Dini, dan Gaya Hidup Sehat

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button