MakassarNews

DLH Makassar Paparkan Strategi Kota Rendah Emisi di Forum Lingkungan Hidup APEKSI 2026

Program itu juga terintegrasi dengan Tanami Tanata’, yang menghubungkan pengelolaan sampah organik dengan pengembangan pertanian perkotaan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Helmy menegaskan, seluruh inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk mewujudkan target Makassar Bebas Sampah 2029, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai kota rendah emisi dan kota tangguh terhadap perubahan iklim di kawasan Asia.

“Perubahan iklim harus dijawab dengan aksi nyata dan kolaborasi. Karena itu, kami terus mendorong pengelolaan lingkungan yang dimulai dari perubahan perilaku masyarakat agar mampu mewujudkan Makassar yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan,” ujar Helmy.

BACA JUGA  Makassar Raih Penghargaan TP2DD Kota Terbaik 2025 Kawasan Sulawesi, DLH Kota Makassar Apresiasi Langkah Besar Menuju Kota Cerdas

Selain menjadi narasumber, Helmy bersama para Kepala Dinas Lingkungan Hidup anggota APEKSI turut menandatangani Pernyataan Advokasi Bersama yang memuat sejumlah rekomendasi kepada pemerintah pusat terkait percepatan penurunan emisi, penguatan pengelolaan persampahan, pembangunan infrastruktur hijau, serta implementasi kebijakan pembangunan rendah karbon di daerah.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button