
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar meluncurkan Standar Operasional Prosedur (SOP) SIGAP PESISIR (Sistem Integrasi Gerakan Adaptif Pesisir) sebagai inovasi untuk mempercepat penanganan kedaruratan di kawasan pesisir.
Melalui penerapan SOP tersebut, BPBD menargetkan waktu respons terhadap kejadian bencana dapat dipangkas secara signifikan, dari rata-rata sekitar 90 menit menjadi hanya 15 menit.
Peluncuran sekaligus sosialisasi SOP SIGAP PESISIR dilaksanakan di Hotel Primer Karebosi, Makassar, Kamis (2/7/2026), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, aparat kewilayahan, relawan, hingga masyarakat yang berperan dalam penanggulangan bencana.
Inovasi ini merupakan proyek perubahan yang digagas Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, H. M. Fadli Tahar, sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penanganan bencana yang lebih cepat, terintegrasi, dan berbasis partisipasi masyarakat.
Fadli Tahar mengatakan pengalaman penanganan berbagai kejadian darurat di wilayah pesisir menunjukkan bahwa kecepatan respons menjadi faktor utama dalam meminimalkan risiko serta menyelamatkan korban.





