
Prof. Muhammad Niswar bukanlah sosok baru dalam pengembangan transformasi digital di lingkungan Unhas. Lahir di Ujung Pandang pada 22 September 1973, dirinya memiliki rekam jejak panjang dalam bidang teknologi informasi.
Dirinya pernah menjabat Direktur Sistem Teknologi Informasi Unhas. Sebelum memangku jabatan baru ini, Prof. Niswar adalah Kepala Unit Kerja Khusus (UKK) Layanan Sains dan Jasa Laboratorium Unhas. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mengawal percepatan transformasi digital yang kini menjadi salah satu agenda strategis universitas.
AI dan Dunia Pendidikan
Di tengah berkembangnya berbagai pandangan mengenai dampak AI terhadap dunia pendidikan, Prof. Niswar menilai bahwa kecerdasan artifisial tidak boleh diposisikan sebagai ancaman. Sebaliknya, AI harus dipahami sebagai teknologi yang mampu memperluas kapasitas manusia apabila dimanfaatkan secara tepat, bertanggung jawab, dan berlandaskan etika akademik.
“Banyak yang mengatakan AI akan membuat mahasiswa menjadi kurang berpikir. Saya justru melihat sebaliknya. Kita harus belajar hidup berdampingan dengan AI. Yang perlu dibangun bukan ketergantungan, tetapi kemampuan memanfaatkan AI untuk menghasilkan proses belajar yang lebih berkualitas dan lebih kritis,” jelas Prof. Niswar.





