
Munafri juga memperkenalkan sejumlah program prioritas pemerintah kota, salah satunya Makassar Creative Hub (MCH) yang disiapkan sebagai pusat pengembangan talenta muda melalui program pelatihan, peningkatan kompetensi, hingga mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan investor.
“Makassar Creative Hub kami bangun untuk menyiapkan anak-anak muda menghadapi dunia kerja. Mereka mendapatkan pelatihan, peningkatan kompetensi, sekaligus dipertemukan dengan perusahaan maupun investor,” jelasnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat perlindungan sosial dengan membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi sekitar 81 ribu pekerja rentan dan pekerja keagamaan melalui APBD. Tahun ini, pemerintah kota juga menambah sekitar 45 ribu peserta program Jaminan Hari Tua (JHT).
Di sektor digital, Munafri menjelaskan seluruh layanan pemerintah kini diintegrasikan ke dalam aplikasi Lontara+ atau Makassar Super Apps sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik melalui satu platform.
“Seluruh layanan kami satukan dalam satu aplikasi. Dengan begitu masyarakat tidak perlu lagi membuka banyak aplikasi berbeda untuk mendapatkan pelayanan pemerintah. Semuanya terintegrasi melalui aplikasi Lontara+,” pungkasnya. (*)





