
Dinkes Makassar menilai kunjungan ini menjadi penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat upaya eliminasi kusta melalui peningkatan deteksi dini, pengobatan yang berkesinambungan, serta edukasi kepada masyarakat guna menghilangkan diskriminasi terhadap penyintas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif untuk mendukung target eliminasi kusta.
Menurutnya, Dinkes Makassar juga terus memperkuat skrining, pendampingan pasien, serta edukasi kepada masyarakat agar kasus kusta dapat ditemukan dan ditangani sedini mungkin.
Dalam dialog bersama warga, turut disampaikan bahwa skrining kusta kini telah menjadi bagian dari Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan. Program tersebut diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus sehingga penanganan dapat dilakukan lebih awal untuk mencegah kecacatan dan memutus rantai penularan.
Selain itu, Dinkes Makassar terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk bagi OYPMK.





