MakassarNews

Menteri Kebudayaan Tinjau Benteng Rotterdam, Pemkot Makassar Dukung Rencana Revitalisasi

Menurutnya, Benteng Rotterdam merupakan salah satu benteng paling penting dalam sejarah Indonesia. Benteng yang mulai dibangun pada abad ke-16 itu kemudian dikembangkan kembali oleh pemerintah kolonial Belanda pada abad ke-17 hingga menjadi benteng terbesar di Sulawesi Selatan.

Ia juga menyoroti nilai historis Benteng Rotterdam yang pernah menjadi tempat pengasingan Pangeran Diponegoro setelah berakhirnya Perang Jawa pada 1830 hingga wafatnya.

“Tahun ini kita harapkan akan dilakukan revitalisasi Benteng Rotterdam dengan melakukan berbagai perbaikan. Ternyata masih banyak dinding yang terkelupas, terjadi kebocoran, dan membutuhkan penataan kawasan agar benteng ini dapat berfungsi lebih optimal sebagai pusat edukasi, pusat kebudayaan, pusat sejarah, sekaligus ruang aktivitas seni budaya,” ujar Fadli.

BACA JUGA  Selama 20 Tahun Berjualan Tutupi Trotoar, Kini PKL Maipa–Datu Museng Direlokasi di Pasar Baru

Ia menjelaskan, revitalisasi akan dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pelestarian cagar budaya. Selain memperbaiki bangunan yang mengalami kerusakan, pemerintah juga akan mengoptimalkan fungsi museum dan perpustakaan sebagai ruang edukasi serta menghadirkan penyajian sejarah secara imersif untuk meningkatkan pengalaman pengunjung.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button