
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Upaya Pemerintah Kota Makassar mempercepat pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital mulai menunjukkan hasil. Hanya dalam waktu sekitar dua hingga tiga minggu setelah dilakukan penguatan teknis, posisi Makassar naik signifikan dari peringkat 38 menjadi peringkat 20 dari 43 kabupaten/kota yang mengikuti piloting program secara nasional.
Tak hanya mengalami peningkatan peringkat, Makassar juga berhasil masuk dalam jajaran 10 daerah dengan aktivitas pendataan Perlinsos Digital tertinggi di Indonesia. Kota Makassar menempati posisi ketujuh sekaligus menjadi satu-satunya daerah dari Sulawesi Selatan yang masuk dalam daftar tersebut.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta jajaran pemerintah kota hingga tingkat kewilayahan untuk memperketat pengawasan terhadap Agen Perlinsos atau Agen Perisai yang bekerja di lapangan.
Menurut Munafri, pengawalan tersebut penting untuk memastikan proses pendataan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Terlebih, Makassar menjadi salah satu daerah yang dipercaya sebagai lokasi uji coba program Perlinsos Digital secara nasional.





