
Ia menjelaskan, Kecamatan Bontoala yang terdiri atas 12 kelurahan, 56 RW, dan 240 RT saat ini telah memiliki sekitar 20 Bank Sampah Unit, ditambah Bank Sampah Unit yang dikelola TP PKK di tingkat kecamatan maupun kelurahan.
Selain itu, berbagai inovasi pengelolaan lingkungan seperti Teba Modern, budidaya maggot, biopori, pembuatan eco-enzyme, hingga urban farming juga telah berkembang di sejumlah kelurahan.
“Hari ini kami melaunching Bank Sentra Sampah di Kelurahan Gaddong. Ke depan, kelurahan-kelurahan lain juga telah menyatakan kesiapan untuk membentuk Bank Sentra Sampah sehingga sistem pengelolaan sampah di Kecamatan Bontoala semakin kuat dan terintegrasi,” ujar Fataullah.
Peluncuran Bank Sentra Sampah tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, jajaran Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Ketua TP PKK Kecamatan Bontoala, para lurah, serta RT dan RW se-Kecamatan Bontoala. (*)





