
Menurut Elber, potensi bisnis terminal logistik dinilai sangat menjanjikan karena masih menjadi salah satu sektor usaha yang memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai core business Perumda Terminal Makassar Metro.
“Kalau terminal ekspedisi ini berjalan, maka potensi bisnisnya sangat besar. Di sisi lain, kemacetan yang selama ini terjadi di empat kecamatan wilayah utara Kota Makassar juga bisa ditangani dengan lebih baik,” tambahnya.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Perumda Terminal Makassar Metro mulai melakukan sosialisasi kepada asosiasi perusahaan ekspedisi.
“Baru tahap sosialisasi dengan asosiasi. Setelah itu kami akan turun langsung kepada para pelaku usaha ekspedisi,” terangnya.
Proses sosialisasi akan melibatkan pemerintah kecamatan di wilayah yang selama ini menjadi lokasi aktivitas perusahaan ekspedisi
“Pelaku usaha akan memanfaatkan fasilitas berupa kios maupun lahan yang disediakan melalui skema sewa, disertai sistem retribusi atau karcis sebagaimana operasional terminal pada umumnya,” tuturnya.
Selain pengembangan terminal logistik, Perumda Terminal Makassar Metro juga menyiapkan sejumlah proyek investasi lainnya.





