MakassarNews

Jelajah Sampah 2026 di Mamajang, DLH Makassar Ajak Warga Kelola Sampah dari Rumah

Tak hanya itu, peserta juga mengikuti kelas praktik pengolahan sampah rumah tangga. Dalam sesi tersebut, masyarakat diajarkan mengolah sampah organik menjadi produk yang memiliki nilai guna, seperti kompos, maggot, dan eco-enzyme.

Melalui pelatihan tersebut, DLH berharap masyarakat semakin terbiasa mengelola sampah organik secara mandiri sehingga volume sampah yang dibuang ke TPA dapat terus ditekan.

Sebagai bentuk implementasi dari materi yang telah diterima, peserta bersama relawan melaksanakan aksi plogging di sejumlah titik di Kecamatan Mamajang. Dari kegiatan itu berhasil dikumpulkan sebanyak 394,06 kilogram sampah, yang terdiri atas 30,72 kilogram sampah organik, 24,94 kilogram sampah anorganik, dan 338,40 kilogram sampah residu.

BACA JUGA  OJK dan Kementerian Ekraf Perkuat Kolaborasi Pengembangan Inovasi Keuangan Digital Berbasis Web3

Dominasi sampah residu menunjukkan bahwa edukasi mengenai pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari rumah masih perlu terus diperkuat agar semakin sedikit sampah yang berakhir di TPA.

Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan Jelajah Sampah merupakan program berkelanjutan yang dirancang untuk membangun perubahan perilaku masyarakat melalui pendekatan edukatif yang mudah dipahami dan langsung dipraktikkan.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button