
Menurutnya, setiap anak memiliki keunikan yang perlu didukung melalui lingkungan yang aman, ramah, dan penuh kasih sayang, baik di rumah maupun di lingkungan pendidikan. Kegiatan seperti ini juga menjadi sarana membangun karakter, melatih kemampuan bersosialisasi, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya sejak usia dini.
“Semoga Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa memenuhi hak-hak anak adalah tanggung jawab bersama. Mari terus menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan agar anak-anak Makassar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Titin Florentina P., menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kreativitas, dan kecerdasan sosial melalui aktivitas yang sesuai dengan dunia anak.
“Kami ingin Hari Anak Nasional benar-benar menjadi pesta bagi anak-anak. Karena itu kami menghadirkan panggung seni, permainan edukatif, hingga berbagai wahana bermain agar mereka bisa belajar sambil bergembira. Semoga pengalaman hari ini menjadi kenangan indah sekaligus memotivasi mereka untuk terus berani berkarya,” katanya.





