
Selain panggung seni, peringatan HAN 2026 juga dimeriahkan dengan pameran Alat Permainan Edukatif (APE) yang diikuti Pusat Kegiatan Gugus (PKG) dari 15 kecamatan se-Kota Makassar.
Setiap stan menampilkan berbagai media pembelajaran hasil kreativitas guru-guru PAUD yang dirancang untuk mendukung perkembangan motorik, kognitif, bahasa, hingga kemampuan sosial emosional anak. Berbagai alat permainan tersebut dibuat dari bahan sederhana dan ramah lingkungan, namun tetap mampu memberikan pengalaman belajar yang menarik.
Pameran APE turut mendapat perhatian para orang tua yang ingin mengenal berbagai media pembelajaran kreatif yang dapat diterapkan di rumah. Kehadiran pameran tersebut menjadi wujud kolaborasi dalam menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif dan berkualitas bagi anak usia dini.
Suasana perayaan semakin meriah dengan hadirnya beragam wahana permainan gratis seperti trampolin, istana balon, playground, dan berbagai permainan interaktif lainnya yang dipadati anak-anak sepanjang kegiatan berlangsung.
Berbagai penampilan seni turut memukau para pengunjung, di antaranya Mars PAUD oleh TK Negeri Rappocini, Tari Indang dari TK Negeri Tamalate dan TK Negeri Manggala, Tari Nusantara dari TK Negeri Mariso, Tari Ampar-Ampar Pisang dari TK Negeri Tamalate, Senam Anak Indonesia Hebat yang dibawakan TK se-Kota Makassar, Tari Pom Pom dari TK Negeri Manggala, Gerak Lagu Rukun Sama Teman oleh TK Negeri Biringkanaya, Tari Komando dari TK Negeri Rappocini, Tari Kipas dari TK Shinta Utama, Senam 7 Kebiasaan dari TK Negeri Biringkanaya, Shalawat oleh TK Negeri Mariso, Hafalan dan Doa dari TK Negeri Manggala, Gerak dan Lagu Mariso Ceria oleh TK Negeri Mariso, Gerak dan Lagu 4 Kata Ajaib dari TK Negeri Tamalate, pertunjukan teater “Langitpun Milik Kami” oleh Sanggar Teater Ketjil, hingga penampilan Badut Sulap yang menghibur seluruh peserta.





