
Melinda menilai, kebiasaan memilah sampah perlu dikenalkan sejak usia dini sebagai langkah awal membentuk karakter yang peduli terhadap lingkungan.
Menurutnya, anak-anak akan lebih mudah memahami sebuah pesan ketika proses belajar dilakukan melalui aktivitas yang menyenangkan dan melibatkan mereka secara langsung.
“Belajar melalui cerita, permainan, dan interaksi langsung membuat anak lebih mudah memahami pesan yang disampaikan. Harapannya, kebiasaan baik tersebut tidak berhenti di kegiatan ini, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Bunda PAUD Kota Makassar berharap edukasi lingkungan dapat menjadi bagian dari pembelajaran anak sejak usia dini. Dengan memahami pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan benar, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang peduli lingkungan serta memiliki kesadaran untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian Kota Makassar. (*)





