
Menurutnya, sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, peduli, dan sejahtera.
“Pemerintah Kota Makassar menyambut baik kegiatan ini karena tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata kepada masyarakat. Semoga rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah membawa keberkahan, mempererat persatuan, dan semakin menguatkan semangat berbagi untuk sesama,” ujar Aliyah.
Sementara itu, Ketua Event Organizer, Zelfia Amran, menjelaskan bahwa Salam Indonesia merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah yang menghadirkan berbagai program sosial, keagamaan, serta edukasi bagi masyarakat.
Selain penyaluran bantuan pangan, kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi pengelolaan lingkungan melalui pengenalan teknologi biopori, komposter, pemanfaatan loofah (gambas), serta penggunaan keranjang sampah kering sebagai bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Kegiatan ini diikuti sekitar 8.785 peserta yang berasal dari Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros, dan Takalar. Tingginya antusiasme peserta mencerminkan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan Muktamar V Wahdah Islamiyah yang memadukan nilai-nilai keagamaan, aksi sosial, dan edukasi lingkungan.





