MakassarNews

Jelajah Sampah Capai Titik ke-10, Melinda Ajak Warga Makassar Biasakan Pilah Sampah dari Rumah

Secara khusus, ia menyoroti tantangan pengelolaan sampah di Kecamatan Ujung Pandang yang merupakan pusat aktivitas Kota Makassar. Selain memiliki keterbatasan lahan untuk mengolah sampah organik, kawasan tersebut juga menjadi lokasi bagi sekitar 100 pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe (Horeka) yang menghasilkan sampah organik dalam jumlah besar setiap hari.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar solusi yang diterapkan sesuai dengan karakteristik wilayah.

“Kami bersama Pemerintah Kota, Dewan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup, dan pemerintah kecamatan terus berkoordinasi mencari solusi terbaik. Setiap wilayah memiliki tantangan yang berbeda sehingga pendekatannya juga harus disesuaikan. Yang terpenting, semangat untuk berubah tidak boleh berhenti,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Gelar Gerakan Pangan Murah Stabilkan Harga dan Kendalikan Inflasi di Makassar

Dalam rangkaian kegiatan, peserta mengikuti berbagai kelas edukasi mengenai pengelolaan sampah melalui pembuatan biopori, eco-enzyme, budidaya maggot, serta pemanfaatan komposter sebagai solusi pengolahan sampah organik secara mandiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmi Budiman, menegaskan pemerintah kini memperkuat implementasi kebijakan pengelolaan sampah dengan mengubah pendekatan dari pendampingan menuju sistem pengawasan yang lebih tegas.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button