
Komjen Pol. Fadil Imran juga menyoroti dampak berganda yang telah tumbuh seiring dengan perkembangan kawasan industri di Kolaka. Aktivitas ekonomi di sektor transportasi, kuliner, perhotelan, pariwisata, serta penyerapan tenaga kerja menjadi bagian dari manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dan daerah.
Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen memastikan setiap tahapan pembangunan IGP Pomalaa berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan, kepatuhan hukum, tata kelola yang baik, serta penghormatan terhadap masyarakat lokal.
“Bagi PT Vale, keberhasilan IGP Pomalaa tidak hanya diukur dari kemajuan fisik proyek, tetapi juga dari kemampuan kami menjaga kepercayaan masyarakat, mematuhi regulasi, dan menghadirkan manfaat jangka panjang bagi daerah. Kami percaya, hilirisasi yang kuat harus berjalan bersama tata kelola yang baik, dialog yang terbuka, serta perlindungan terhadap lingkungan dan hak masyarakat,” ujar Budiawansyah.
Sementara itu, Chief Project Officer PT Vale, Muhammad Asril, menegaskan bahwa pembangunan fasilitas HPAL Pomalaa terus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan, kualitas, disiplin pelaksanaan, serta prinsip penyelesaian proyek yang bertanggung jawab.





