
“Penghargaan ini diberikan kepada Pemerintah Kota Makassar melalui ruang kreatif yang diciptakan untuk memberikan ruang kepada anak-anak muda, khususnya di Makassar, untuk upskilling. Kita ingin memastikan anak-anak di Kota Makassar mendapatkan dukungan pemerintah dalam rangka mengembangkan bakat dan potensi mereka,” ujar Munafri.
Menurutnya, pengembangan ekosistem ekonomi kreatif perlu berjalan beriringan dengan upaya menciptakan ruang kota yang tertata dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian Pemkot Makassar adalah penataan perparkiran, khususnya parkir liar yang dinilai kerap mengganggu fungsi ruang publik.
“Kami terus berupaya bagaimana mengurai perparkiran yang ada di kota ini dan memastikan ruang-ruang publik diperuntukkan kepada masyarakat yang berhak menggunakannya. Mungkin ini belum sempurna, tapi kami terus menyempurnakan, terkhusus persoalan parkir liar yang akan terus kami selesaikan di Kota Makassar,” tegasnya.
Munafri menilai penghargaan tersebut bukan hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap program yang telah dijalankan, tetapi juga menjadi pengingat bagi pemerintah untuk terus melakukan pembenahan.





