
“Jangan sampai negaranya kaya tetapi rakyatnya miskin,” tegasnya.
Iftitah juga menyoroti masih ditemukannya berbagai persoalan di daerah, termasuk aktivitas bisnis pihak asing yang menurutnya terkadang berlangsung tanpa diketahui masyarakat maupun pemerintah setempat.
Karena itu, ia berharap perguruan tinggi dapat semakin aktif mendampingi masyarakat di daerah sekaligus memperkuat kapasitas lokal.
“Saya yakin Universitas Hasanuddin kelak bisa menjadi mercusuar pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi di Indonesia Timur,” katanya.
Transmigrasi Patriot Diperluas
Dalam kesempatan tersebut, Iftitah juga memaparkan pengembangan program Transmigrasi Patriot yang melibatkan perguruan tinggi dalam membantu masyarakat di kawasan transmigrasi.
Menurutnya, program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan pemerintah daerah karena memberikan manfaat langsung. Keterlibatan mahasiswa dan akademisi tidak hanya terbatas pada riset dan pemetaan potensi ekonomi, tetapi juga berkembang menjadi berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Ia mencontohkan mahasiswa yang sebelumnya menggelar kelas bahasa Inggris dan kegiatan ekstrakurikuler bagi masyarakat transmigrasi.





