MakassarNews

Munafri Ibaratkan Makassar sebagai Taman Bunga, Dorong Branding Kota hingga Ekonomi Lokal

Pemkot Makassar juga menyiapkan ruang yang mempertemukan brand lokal dengan investor, mitra bisnis, dan konsumen. Namun, Munafri menekankan kegiatan tersebut harus menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar pameran.

“Percuma kita bikin event-event kalau hanya cerita-cerita kartu nama lalu tidak ada implementasi apa-apa. Ini yang kami bangun di Kota Makassar,” tegasnya.

Kekuatan lain yang ingin terus dikembangkan adalah kuliner khas Makassar. Menurut Munafri, kekayaan gastronomi dapat menjadi bagian penting dari strategi pemasaran kota sekaligus alasan wisatawan datang dan kembali berkunjung.

BACA JUGA  Festival Jappa Jokka Jadi Simbol Persatuan, Appi: Makassar Rumah untuk Semua

Di sektor pelayanan publik, Pemkot Makassar juga mengembangkan Lontara Plus untuk mengintegrasikan berbagai layanan digital pemerintah. Platform tersebut menggabungkan ratusan aplikasi yang sebelumnya tersebar di masing-masing SKPD.

Munafri menegaskan keberhasilan digitalisasi tidak sekadar diukur dari banyaknya aplikasi yang terintegrasi, tetapi dari kemampuan pemerintah merespons pengaduan dan memberikan pelayanan yang lebih mudah kepada masyarakat.

Dengan berbagai potensi dan pembenahan tersebut, Munafri optimistis Makassar dapat semakin kompetitif, sekaligus menjadi kota yang mampu mengubah potensi menjadi manfaat nyata bagi masyarakat. (*)

BACA JUGA  Munafri Pimpin Rakor Revitalisasi Taman Macan, Tekankan Perlindungan RTH dan Integrasi Kawasan

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button