
Unhas turut meluruskan informasi mengenai pintu GOR yang disebut ditutup dan dijaga aparat. Pangdam XIV/Hasanuddin memang didampingi sejumlah personel pengamanan, namun kehadiran mereka merupakan bagian dari prosedur pengamanan dalam kunjungan pejabat tinggi militer dan bukan bentuk intervensi terhadap pelaksanaan PKKMB.
Berdasarkan rangkaian fakta tersebut, Unhas menegaskan kehadiran Pangdam XIV/Hasanuddin bukan merupakan bentuk militerisme maupun pengambilalihan kegiatan PKKMB. Kehadiran tersebut merupakan bagian dari komunikasi dan sinergi kelembagaan yang telah direncanakan serta dikomunikasikan sebelumnya.
Unhas juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh potongan informasi maupun narasi sepihak di media sosial. Informasi publik, menurut Unhas, seharusnya disampaikan secara utuh dan berdasarkan fakta sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.
Unhas menegaskan tidak ada pengambilalihan ataupun “pembajakan” PKKMB oleh TNI. Kehadiran Pangdam tidak mengubah esensi PKKMB dan tidak menempatkan TNI sebagai pihak yang mengambil alih penyelenggaraan kegiatan mahasiswa.





