
Sementara itu, Munafri menilai dukungan Kemenlu melalui diplomasi ekonomi penting untuk membuka akses pasar internasional sekaligus menarik lebih banyak investasi asing ke Makassar.
“Makassar memiliki posisi geostrategis yang kuat di Indonesia Timur. Dukungan dari Kementerian Luar Negeri melalui diplomasi ekonomi akan menjadi akselerator penting bagi kami untuk mempromosikan destinasi pariwisata, keunggulan maritim, serta peluang investasi ke kancah internasional,” ungkap Munafri, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, Makassar memiliki berbagai potensi yang dapat ditawarkan kepada dunia, mulai dari sektor pariwisata, maritim, perdagangan hingga peluang investasi.
Dalam pertemuan tersebut, Munafri turut didampingi Tim Ahli Pemkot Makassar, Hudli Huduri.
Kedua pihak sepakat menindaklanjuti kolaborasi melalui berbagai agenda, termasuk pameran internasional, promosi investasi terpadu, serta penguatan jejaring bisnis global.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas akses Makassar ke pasar internasional sekaligus memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kota Makassar serta kawasan Indonesia Timur. (*)





