
Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kota Makassar tidak hanya dapat dilihat dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi. Kekuatan hubungan sosial, persaudaraan, dan kepedulian antarwarga juga menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan kota.
Dalam momentum tersebut, umat Katolik juga diajak untuk terus berkontribusi dalam membangun kehidupan sosial yang dilandasi kasih dan kepedulian. Keteladanan Bunda Maria diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, saling menghormati, dan membantu sesama.
Menutup arahannya, Appi menyampaikan apresiasi atas kontribusi Keuskupan Agung Makassar bersama umat Katolik dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Ia menilai sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan sangat penting untuk membangun Makassar sebagai kota yang aman, nyaman, inklusif, harmonis, dan religius.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, akan terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat demi menjaga persatuan dan memperkuat kehidupan sosial yang rukun di tengah keberagaman. (*)





