
Achi menegaskan Dinas Pendidikan Makassar terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak selama diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memberikan manfaat bagi peserta didik, guru, maupun satuan pendidikan.
Ia juga menilai penguatan pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan akademik. Sekolah tidak hanya dituntut mencetak siswa berprestasi, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki etika, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
Kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat melahirkan gagasan serta solusi baru untuk menjawab tantangan pendidikan di Kota Makassar.
Fadel menegaskan BADKO HMI Sulsel tidak ingin berbagai capaian positif yang telah diraih Dinas Pendidikan berhenti begitu saja. Karena itu, pihaknya siap terlibat dalam proses pengawalan dan evaluasi kebijakan pendidikan.
“Tentu, kita tidak mau Dinas Pendidikan mengalami kemunduran lagi. Oleh karena itu, kami siap untuk mengawal, menjaga dan membersamai Dinas Pendidikan Kota Makassar,” tegasnya.
Rencana Konferensi Pendidikan, lanjut Fadel, menjadi salah satu bentuk konkret kontribusi HMI dalam menghadirkan ruang diskusi yang konstruktif mengenai berbagai persoalan pendidikan. Fokus utama kegiatan tersebut diarahkan pada penguatan karakter peserta didik dan peningkatan kualitas tenaga pendidik.





