
“Fokus karakter siswa dan tenaga pendidik. Pangadakkang atau moral dan adab yang menjadi perhatian serius, menjadi tanggung jawab kita semua,” ucap Founder Makassar Youth Space (MYS) tersebut.
Sinergi antara Pemerintah Kota Makassar, Dinas Pendidikan, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kebijakan pendidikan sekaligus memastikan program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Pertemuan BADKO HMI Sulsel dengan Wali Kota Makassar menjadi langkah awal untuk memperluas ruang kolaborasi dalam pembangunan sektor pendidikan. Dengan sinergi tersebut, pendidikan Makassar diharapkan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki daya saing.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turut mengapresiasi komitmen BADKO HMI Sulsel yang ikut memberikan perhatian terhadap kebijakan dan program pendidikan di Kota Makassar. (*)





