
Menurutnya, berbagai intervensi tersebut mulai menunjukkan hasil dengan menurunnya angka pengangguran terbuka di Makassar menjadi sekitar 9 persen. Namun, angka tersebut dinilai masih cukup tinggi sehingga perlu ditekan melalui berbagai langkah akselerasi, termasuk Job Fair.
“Ini masih relatif tinggi, sehingga dibutuhkan akselerasi dan kegiatan-kegiatan yang bisa membuat angka pengangguran ini bisa lebih ditekan lagi. Dan salah satu yang kita lakukan hari ini dengan membuat yang namanya Makassar Job Fair,” katanya.
Makassar Job Fair 2026 juga mengedepankan prinsip inklusivitas dengan memberikan kesempatan lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk mengikuti proses rekrutmen.
Munafri menegaskan seluruh proses penerimaan tenaga kerja harus dilakukan secara adil dan transparan tanpa praktik titip-menitip. Menurutnya, kesempatan kerja harus diberikan kepada pencari kerja berdasarkan kompetensi dan persyaratan yang dimiliki.
Ia mengapresiasi 50 perusahaan yang ikut membuka peluang kerja. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam memperluas lapangan kerja dan mempercepat penyerapan tenaga kerja di Makassar.





