
Ia bahkan menilai penampilan Paskibraka Makassar dalam prosesi pengibaran maupun penurunan bendera merupakan salah satu yang terbaik yang pernah disaksikannya.
Pada prosesi pengibaran Sang Merah Putih, Tim Narya menampilkan formasi yang terinspirasi dari Benteng Rotterdam dan dibentuk menyerupai seekor penyu yang tengah bergerak menuju laut.
Formasi tersebut tidak hanya menunjukkan kekompakan gerakan para anggota, tetapi juga membawa pesan tentang karakter bangsa Indonesia serta kuatnya identitas bahari masyarakat Sulawesi Selatan.
Sementara dalam prosesi penurunan bendera, Tim Gasta menampilkan formasi yang terinspirasi dari Stupa Candi Borobudur sebagai simbol kebesaran peradaban dan warisan budaya Indonesia.
Munafri menilai kreativitas tersebut memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI tingkat Kota Makassar.
“Menurut saya, Paskibraka Kota Makassar adalah salah satu penampilan terbaik yang pernah saya lihat dalam kegiatan, baik penaikan bendera maupun penurunan bendera,” ucapnya.
Di hadapan para anggota Paskibraka dan orang tua, Munafri berpesan agar pengalaman selama menjalani pendidikan dan pelatihan tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai.





