
Untuk memperkuat pengelolaan sampah dari hulu, Pemerintah Kota Makassar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kecamatan, kelurahan, dan berbagai elemen masyarakat terus meningkatkan koordinasi.
Salah satu perkembangan yang dinilai positif adalah bertambahnya jumlah Bank Sampah Unit (BSU) di berbagai wilayah. Melinda menyebut jumlah BSU yang sebelumnya sekitar 300 unit kini telah mendekati 700 unit.
Menurutnya, peningkatan tersebut tidak hanya berasal dari pembentukan unit baru, tetapi juga semakin aktifnya bank sampah yang telah terbentuk dalam mengelola sampah di tingkat masyarakat.
Melinda mengakui penerapan kebijakan pemilahan dan pengurangan sampah sempat menimbulkan tantangan di lapangan. Tingginya volume sampah pada tahap awal membuat sejumlah wilayah harus melakukan penyesuaian.
Namun, kondisi tersebut sekaligus mendorong munculnya berbagai inovasi masyarakat dalam mengelola sampah, khususnya sampah organik.
Sejumlah kelurahan mulai mengembangkan cara sederhana untuk menangani sampah organik, termasuk dengan menggali dan menimbun sampah hingga mencari lokasi alternatif untuk pengolahannya di lingkungan masing-masing.





