
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Personel Satuan Pengamanan Universitas Hasanuddin (Unhas) ikut bergerak membantu proses penanganan kebakaran yang melanda permukiman warga di kawasan Pintu 0, sisi luar Kampus Unhas Tamalanrea, Sabtu (22/8/2026) dini hari.
Bantuan diberikan setelah petugas keamanan menerima informasi kebakaran menjelang subuh. Unhas juga menyampaikan simpati kepada warga yang terdampak serta memberikan klarifikasi mengenai respons pihak kampus selama proses penanganan berlangsung.
Begitu menerima laporan, Komandan Satuan Pengamanan Unhas langsung menginstruksikan personel yang berjaga untuk membantu pemadaman bersama unit Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Makassar.
Dalam proses tersebut, akses menuju lokasi menjadi salah satu perhatian utama. Area kebakaran dapat dijangkau melalui tiga jalur, yakni Jalan Perintis Kemerdekaan di sekitar sisi Dinas Sosial Provinsi, jalur BTN Asal Mula, serta akses Pintu 0 dari dalam kawasan Kampus Unhas.
Unhas menjelaskan, secara rutin portal Pintu 2 dan Pintu 0 ditutup pada pukul 22.00 hingga 05.00 WITA sebagai bagian dari pengamanan dan pengaturan akses kampus. Namun, ketika kebakaran terjadi, petugas keamanan segera membuka portal agar kendaraan Damkar dapat menuju lokasi.
Personel keamanan juga membantu mengatur arus kendaraan dari arah Jalan Perintis Kemerdekaan. Pengaturan tersebut dilakukan agar mobil pemadam dapat melintas dengan lebih lancar dan tidak terhambat akses menuju titik kebakaran.
Saat kendaraan Damkar membutuhkan tambahan pasokan air, pihak keamanan Unhas turut membantu mencarikan sumber air terdekat. Petugas Damkar diarahkan mengambil air dari fasilitas Workshop Unhas yang lokasinya hanya berjarak belasan meter dari titik kejadian.
Personel Satuan Pengamanan Unhas kemudian tetap berada di lokasi hingga proses pemadaman dinyatakan selesai. Dalam penanganan tersebut, petugas kampus menjalankan fungsi bantuan dan pendampingan, sementara kendali operasi tetap berada di bawah koordinasi Unit Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Makassar.
Unhas menegaskan seluruh informasi yang disampaikan berdasarkan kondisi aktual yang terjadi di lapangan. Pihak kampus berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai peran Satuan Pengamanan Unhas sekaligus meluruskan informasi yang berkembang terkait penanganan kebakaran. (*)





