
Namun, sebelum dibawa ke pasar internasional, Imat menekankan pentingnya proses kurasi. Tidak hanya pelaku usahanya yang harus siap, kualitas produk juga harus memenuhi standar konsumen global.
“Yang kita kurasi bukan orangnya saja, tapi barangnya,” tegasnya.
Menurut dia, kualitas, kemasan, kontinuitas produksi, hingga kemampuan memenuhi permintaan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pasar internasional.
Imat juga mengingatkan agar promosi produk lokal melalui pameran internasional tidak berhenti pada kegiatan pameran semata. Justru, tindak lanjut setelah pameran menjadi salah satu kunci untuk mengubah promosi menjadi transaksi berkelanjutan.
“Kalau berdagang di luar negeri jangan hanya datang pameran tiga hari, kemudian pulang. Kunci keberhasilan dari pameran adalah setelah pameran,” katanya.
Karena itu, keberadaan hub dan jejaring pemasaran di negara tujuan dinilai penting untuk menjaga komunikasi dengan calon pembeli sekaligus memastikan produk lokal dapat terus dipasarkan setelah kegiatan promosi berakhir.
Imat mendorong Pemkot Makassar untuk mengoptimalkan berbagai modal yang sudah dimiliki tanpa harus membangun seluruh ekosistem dari awal.





