
Digitalisasi transaksi, penguatan tata kelola, perluasan pasar, serta pengelolaan usaha secara profesional dinilai menjadi bagian penting agar koperasi mampu meningkatkan daya saing.
“Koperasi harus bisa berkembang menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, transparan, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” tutur Munafri.
Menurutnya, transformasi tersebut bukan hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana koperasi mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dan menciptakan manfaat ekonomi yang nyata bagi anggotanya.
Di sisi lain, Pemkot Makassar juga terus mendorong peningkatan akses pembiayaan bagi masyarakat yang menjalankan usaha.
Dalam kegiatan tersebut, Munafri menyerahkan bantuan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada sejumlah pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima.
Dukungan permodalan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperbesar skala bisnis, meningkatkan produktivitas, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di tengah masyarakat.
“Dengan adanya dukungan akses permodalan, kita berharap para pelaku usaha dapat membangun dan mengembangkan usahanya sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” jelasnya.





