
Dalam kesempatan tersebut, Munafri mengapresiasi pelaksanaan Maulid Nabi yang tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat ikatan persaudaraan masyarakat Barru di perantauan.
Menurutnya, silaturahmi perlu terus dijaga di tengah kesibukan dan aktivitas masyarakat yang semakin padat. Perbedaan profesi, aktivitas, maupun tempat tinggal tidak seharusnya menjadi alasan untuk memutus hubungan kekeluargaan.
Munafri bahkan mencontohkan Aksa Mahmud yang dinilainya tetap menjaga hubungan dengan masyarakat Barru meski memiliki aktivitas bisnis dan jaringan yang luas hingga tingkat internasional.
“Ini perlu menjadi contoh yang sangat baik untuk kita semua,” kata Munafri.
Ia menilai kegiatan yang mempertemukan masyarakat dalam satu rumpun keluarga seperti Maulid KKDB dapat memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian antaranggota.
“Karena kalau bukan kita sesama di dalam satu rumpun keluarga ini, siapa lagi yang harus saling membantu,” ujarnya.
Selain memperkuat silaturahmi, Munafri berharap keberadaan Majelis Taklim Al-Barru Rahim KKDB dapat memberikan kontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat, terutama dalam membangun mental dan karakter generasi.





