NewsRegional

Digitalisasi Pala Weri Saharey, TEP 20 Unhas Buka Akses Petani ke Pasar Lebih Luas

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami karena membantu mencarikan pemasaran komoditi pala kami ke pedagang besar eksportir-importir di kampung kami. Kami tidak bergantung lagi dengan pedagang lokal, di mana harga pala kami dibeli rendah. Semoga dengan pedagang eksportir/importir bisa memperoleh harga yang lebih tinggi lagi,” ujar Marten.

Petani lainnya, Ahir Samahe, juga merasakan manfaat dari pelatihan DigiFarm. Menurutnya, sistem tersebut memberi kesempatan bagi petani untuk memperkenalkan data hasil produksi kepada calon pembeli dari luar daerah.

BACA JUGA  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Kembali Beri Apresiasi Ke Pelanggan Setia Produk dan Layanan Pertamina Di Hari Pelanggan Nasional 2024

“Kami sangat berterima kasih atas program yang dilakukan oleh Tim Ekspedisi Patriot 20 Universitas Hasanuddin. Kami sangat terbantu, bisa berbagi data hasil produksi kami kepada pedagang luar. Tentu kami berharap memperoleh harga yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Bagi kader DigiFarm dari Kampung Saharey, Fitri Yani Arbakala, penggunaan teknologi untuk mencatat hasil produksi menjadi pengalaman baru.

Ia mengaku baru pertama kali melakukan pencatatan produksi secara digital menggunakan telepon seluler.

“Kegiatan pencatatan secara digital ini pertama kali saya lakukan. Saya terkesan sekali karena bisa menginput data ke dalam HP. Saya berharap data dan informasi yang kami input ke dalam sistem Agromaritim-Hub ini bisa dilihat oleh pedagang besar. Kami berharap harga pala kami dihargai lebih tinggi,” jelas Fitri.

BACA JUGA  Unhas Kembali Salurkan 1.550 Paket Takjil pada Sesi Kedua Berbagi Ramadan

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button