
“Ini menjadi contoh di Indonesia, Makassar salah satu masuk di Indonesia yang jalan program, dan gongnya Makassar dipilih kerjakan,” ujar Munafri, Selasa (1/9/2026).
Munafri juga mendorong agar keberadaan Agen Perlinsos diperkuat hingga ke tingkat kelurahan, RT dan RW. Dengan begitu, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pendaftaran maupun melakukan pemutakhiran data perlindungan sosial.
Ia secara khusus meminta para camat dan lurah turun melakukan kontrol terhadap aktivitas agen di wilayah masing-masing. Pengawasan ini diperlukan agar agen yang telah dibentuk benar-benar menjalankan tugasnya mendampingi masyarakat.
Selain membantu pemerintah memperoleh data sosial yang lebih akurat, skema Agen Perisai juga dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang terlibat. Pelibatan hingga tingkat RT dan RW diharapkan mampu memperluas jangkauan pendataan sehingga tidak ada kelompok masyarakat yang terlewat.
“Kita berharap, pelaksanaan piloting Perlinsos Digital di Makassar dapat berjalan optimal dan menjadi model yang menunjukkan kesiapan pemerintah berbasis data yang lebih akurat, mudah diakses, dan tepat sasaran,” kata Munafri.





