
Ia berharap hubungan kerja sama antara Unhas dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus diperkuat. Program pengabdian yang dijalankan perguruan tinggi diharapkan dapat semakin selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Kami sangat mengapresiasi Unhas yang terus memberikan perhatian kepada Selayar. Kami berharap kolaborasi ini dapat ditingkatkan sehingga program-program Unhas dapat semakin mendukung agenda pembangunan daerah,” jelasnya.
Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat LPPM Unhas Prof. Ir. Muhammad Arsyad, SP., M.Si., Ph.D., yang mewakili Rektor Unhas, mengatakan expo tersebut merupakan bagian dari upaya menyelaraskan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan kebutuhan masyarakat, pemerintah daerah, serta dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Menurutnya, program pengabdian tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan kegiatan sesaat. Unhas juga berupaya mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan, terutama produk UMKM yang memanfaatkan sumber daya daerah.
“Pengembangan produk lokal seharusnya tidak berhenti pada pemanfaatan bahan baku. Perlu pendampingan untuk memperkuat kapasitas masyarakat, sehingga potensi daerah dapat berkembang menuju sektor usaha dan industri yang berkelanjutan, dan membuka ruang pengembangan produk lokal yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” ujar Prof. Arsyad.





