
Munafri juga mengingatkan bahwa dampak tragedi tersebut tidak hanya berupa kerugian material. Peristiwa itu juga meninggalkan kehilangan mendalam bagi keluarga dan orang-orang yang ditinggalkan.
“Kerugian ini tentu bukan hanya kerugian material, tapi kita kehilangan seorang sahabat kita, kehilangan seorang saudara, kehilangan seorang teman yang harus mengorbankan jiwa demi kebersamaan kita pada malam hari itu,” paparnya.
Karena itu, ia berharap peringatan satu tahun tragedi tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang duka, tetapi juga menjadi titik tolak untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan hubungan antarlembaga.
“Tragedi ini tentu akan menjadi pelajaran berharga untuk kita. Harus dikenang sebagai sesuatu hal yang tidak boleh terulang lagi,” tegas Munafri.
Ia pun mendorong Pemkot Makassar dan DPRD Kota Makassar untuk terus memperkuat komunikasi serta membangun kerja sama dalam merespons berbagai aspirasi dan masukan masyarakat.
“Harusnya kejadian itu terus mempererat hubungan antara legislatif dan eksekutif yang ada di Kota Makassar,” tuturnya.
Munafri menegaskan, pemerintah dan legislatif harus mampu berjalan beriringan dalam menjalankan tugas masing-masing, terutama dalam memastikan berbagai kebutuhan dan harapan masyarakat dapat direspons secara bersama-sama.





