
Selain mengecek kondisi pengungsian, Munafri menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung kebutuhan warga terdampak.
Bantuan yang diberikan mencakup perlengkapan tidur, kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), perlengkapan kebersihan serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Munafri mengatakan, penanganan warga terdampak menjadi bagian dari respons cepat Pemkot Makassar dalam menghadapi kondisi darurat.
Penanganan tersebut dilakukan melalui sinergi antara Pemkot Makassar dan TNI, sehingga kebutuhan warga selama berada di posko dapat ditangani secara bersama-sama.
“Ini juga kolaborasi kita. Kita dari Dinas Sosial turun dengan dapur umum dan BPBD dengan bantuan-bantuan kedaruratan yang turun,” ujarnya.
35 Rumah Terdampak
Kebakaran melanda kawasan Asrama Mattoanging TNI pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 13.41 Wita.
Peristiwa tersebut berdampak pada 35 rumah yang dihuni 35 kepala keluarga (KK). Warga yang terdampak kemudian diarahkan ke posko pengungsian yang disiapkan di sekitar lokasi untuk mendapatkan bantuan dan penanganan sementara.
Pemkot Makassar memastikan dukungan terhadap warga terus diberikan selama masa pengungsian. Fokus penanganan meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, penyediaan makanan, akses layanan kesehatan serta bantuan kedaruratan lainnya.





