MakassarNews

Appi Panen Melon di Bukit Baruga, Urban Farming Masjid Bin Baz Disiapkan Jadi Percontohan

“Dengan area greenhouse ini, kita tidak tergantung dengan cuaca. Ini benar-benar dilakukan untuk memastikan bahwa kebun ini bisa dijalankan atau bisa dibuat di mana saja. Yang penting intinya fokus dan kemauannya ada,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan urban farming tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga konsistensi dalam merawat dan mengembangkan tanaman.

“Kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Ini perlu kita terus edukasi. Memang harus dirawat semuanya,” tegasnya.

Air Wudu dan Biopori Dimanfaatkan

BACA JUGA  Ekspedisi Patriot Unhas Bantu Warga Kendalikan Karhutla di Fakfak Timur

Hal lain yang mendapat perhatian Appi adalah konsep pertanian terintegrasi yang diterapkan di kawasan tersebut.

Air bekas wudu dari masjid dikelola untuk dimanfaatkan kembali sebagai sumber penyiraman tanaman. Sementara kebutuhan pupuk didukung bahan organik yang dihasilkan melalui pengelolaan biopori.

“Yang paling menarik adalah pola terintegrasi yang dilakukan ini. Hasil limbah buangan dari air wudu dikelola untuk kembali menyiram tanaman-tanaman yang ada,” tuturnya.

“Pupuk-pupuk yang dipergunakan juga pupuk organik yang datang dari biopori mereka,” lanjut Appi.

BACA JUGA  Lantik 369 Kepala Sekolah, Wali Kota Makassar Titip Amanah Sukseskan SPMB 2026 dan Percepat Transformasi Pendidikan

Selain pertanian, kawasan tersebut juga mulai mengembangkan sektor peternakan. Pengembangan tersebut diharapkan semakin memperkuat konsep pertanian terintegrasi yang diterapkan.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button