
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) merespons informasi terkait dugaan kekerasan terhadap mahasiswa yang beredar di media sosial. Pimpinan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unhas telah melakukan penelusuran awal dan membentuk tim khusus untuk mengusut peristiwa tersebut.
Berdasarkan hasil penelusuran sementara, dugaan kekerasan yang mencuat di media sosial berkaitan dengan mahasiswa angkatan 2025. Peristiwa tersebut diduga berlangsung dalam rentang September 2025 hingga Maret 2026.
Adapun dugaan perlakuan yang disebutkan meliputi tindakan fisik seperti push up, bentakan, intimidasi, hingga ancaman yang berkaitan dengan aspek akademik.
Meski peristiwa tersebut diduga terjadi beberapa waktu lalu, pihak FMIPA menegaskan tetap memberikan perhatian serius terhadap laporan tersebut. Dekan FMIPA Unhas telah membentuk tim untuk melakukan penelusuran lebih lanjut sekaligus menentukan langkah penanganan sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan universitas.
Jika hasil investigasi nantinya membuktikan adanya pelanggaran, pihak yang terbukti melakukan kekerasan akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku di Unhas.





