
Kapolda Dorong Kebijakan Berbasis Riset
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyambut positif hadirnya Pusat Studi Kepolisian Unhas. Ia berharap pusat studi tersebut dapat menghasilkan penelitian yang dapat dimanfaatkan sebagai rujukan dalam penyusunan kebijakan maupun pelaksanaan tugas kepolisian.
“Setiap hasil penelitian dari pusat studi akan menjadi acuan kami. Jadi, kita tidak hanya berdasarkan rutinitas dan pengalaman, tetapi berpacu pada data dan hasil penelitian,” kata Djuhandhani.
Ia mengakui persoalan pelanggaran di wilayah perairan, termasuk praktik pengeboman ikan, memiliki tingkat kompleksitas tersendiri.
Berbagai langkah telah dilakukan kepolisian, mulai dari sosialisasi hingga pemantauan wilayah. Namun, menurutnya, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif untuk menemukan solusi yang efektif dan berkelanjutan.
Karena itu, kolaborasi dengan akademisi dinilai penting untuk menghasilkan kajian yang berbasis data dan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan maupun strategi penanganan di lapangan.
Sementara itu, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Mabes Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana menilai pusat studi memiliki posisi strategis dalam mendorong terwujudnya kepolisian yang semakin presisi dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.





