
Empat Isu Strategis Jadi Fokus Pembahasan
Isu Angka Efisiensi Edukasi (AEE) dan Student Success akan membahas benchmarking, faktor keterlambatan studi, early warning system, serta penguatan peran penasihat akademik dan unit pengelola pendidikan.
Sementara itu, pembahasan mengenai proporsi daya tampung SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri akan mencakup aspek regulasi, kapasitas program studi, kualitas input, akses, pemerataan, dan keberhasilan studi.
Selanjutnya, isu bobot penilaian dan standar kompetensi lulusan akan mendiskusikan keselarasan capaian pembelajaran, proses pembelajaran, asesmen, serta objektivitas dan akuntabilitas penilaian.
Adapun isu terakhir, yakni kecurangan dan mitigasi ujian seleksi, akan mencakup autentikasi, pengawasan, keamanan sistem, pencegahan, deteksi, penanganan, dan evaluasi pelanggaran.
Menurut Prof. Ruslin, forum ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran informasi, tetapi juga diharapkan menghasilkan rumusan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi penguatan tata kelola akademik perguruan tinggi.
“Kami berharap akan menghasilkan rekomendasi yang berbasis bukti dan dapat ditindaklanjuti oleh perguruan tinggi, sekaligus sebagai masukan bagi penguatan kebijakan pendidikan tinggi nasional,” tambahnya.





