
Menurutnya, setiap sekolah perlu didorong melahirkan inovasi sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing.
Ia menilai pengelolaan sampah berbasis sekolah dapat menjadi stimulus bagi terbentuknya perputaran ekonomi baru yang berbasis lingkungan.
Pembenahan Dimulai dari Sumber Sampah
Munafri menegaskan, pengelolaan sampah berbasis sekolah merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar membenahi rantai pengelolaan sampah secara menyeluruh.
Pembenahan, kata dia, harus dimulai dari sumber sampah, baik rumah tangga maupun sekolah, sebelum sampah dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa.
Pemkot Makassar juga terus melakukan pembenahan di TPA Tamangapa agar tempat tersebut tidak lagi menjadi lokasi penumpukan seluruh jenis sampah yang berasal dari masyarakat.
Sampah yang masuk ke TPA diharapkan telah melalui proses pemilahan dan pengelolaan sejak dari sumbernya.
Dengan pola tersebut, kerja sama sekolah dan bank sampah diharapkan berkembang menjadi ekosistem pengelolaan lingkungan yang melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dunia usaha, hingga pemerintah.
464 Kepala Sekolah Ikuti Kegiatan





