
“Dulu Lekopancing sebelum ada Moncongloe itu 100. Sehingga utara, timur berteriak karena memang tidak sampai, tidak bisa sampai airnya ke sana. Tetapi kalau Intake Manggala ini bisa sampai 600,” jelasnya.
Persoalan Bukan Hanya Ketersediaan Air Baku
Lebih lanjut, Andi menegaskan bahwa persoalan pelayanan air bersih di Makassar tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan sumber air baku.
Menurutnya, secara umum kapasitas sumber air baku yang tersedia masih mencukupi. Namun, tantangan juga terdapat pada sistem jaringan distribusi dan berbagai kendala teknis pada jaringan perpipaan.
“Sebenarnya kebutuhan air, sumber air kita itu, air baku, mencukupi. Cuma jaringan yang di bawah ini laba-laba. Banyak jaringan di bawah ini tidak ada airnya, kosong,” tuturnya.
Karena itu, rencana pembangunan bendung karet di Sungai Tallo akan ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penyediaan air secara menyeluruh, mulai dari ketersediaan sumber air baku, proses pengolahan, hingga distribusi kepada masyarakat.
Pemanfaatan Sungai Tallo sebagai sumber air baku alternatif juga diharapkan dapat membantu mengantisipasi penurunan debit sumber air utama ketika Makassar menghadapi musim kemarau panjang.





