MakassarNews

Pemkot Makassar Perkuat Pemilahan Sampah dari Rumah, Anggaran Persampahan Disiapkan 3 Persen

“Jadi ada beberapa item bisa kita maksimal. Penyusunan BBM itu sudah utamanya untuk alat transportasi pengangkutan sampah dan BSU juga penting,” jelasnya.

Penambahan armada, kata Zulkifly, akan disesuaikan dengan volume sampah dan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Berapapun volume sampah yang kita angkut, nantinya akan dikaji kira-kira berapa kebutuhan dari setiap kecamatan dalam hal pengangkutan sampah,” katanya.

Di sisi lain, Pemkot Makassar terus menggalakkan pemilahan sampah dari sumber untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Realisasikan Bedah Rumah Warga Lansia Kurang Mampu di Takalar

“Makanya kita terus galakkan sosialisasikan untuk pemilahan sampah supaya terjadi pengurangan sampah yang ada di TPA,” ujarnya.

Pemilahan dilakukan menjadi empat kategori, yakni sampah organik, anorganik, residu, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Sampah organik seperti sisa makanan, sayuran, buah dan daun dapat terurai secara alami. Sementara botol plastik, kaleng, kertas, kardus dan kaca dapat dimanfaatkan kembali atau didaur ulang.

Adapun sampah residu seperti popok, pembalut, tisu dan plastik saset tidak dapat didaur ulang. Sedangkan baterai bekas, lampu, obat kedaluwarsa dan kemasan pestisida harus dipisahkan karena termasuk B3.

BACA JUGA  DPMPTSP Kota Makassar Ajak Pelaku Usaha Segera Miliki NIB untuk Legalitas dan Akses Pengembangan Usaha

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button